Info Kami
Senin, 01 Des 2025
  • Pendidikan Al Qur'an Nitikan Yogyakarta: "Membantu Mewujudkan Generasi Qur'ani"
  • Pendidikan Al Qur'an Nitikan Yogyakarta: "Membantu Mewujudkan Generasi Qur'ani"
28 Oktober 2025

Efektivitas Belajar Mengaji di Sore Hari: Membangun Generasi Qur’ani Sejak Dini

Sel, 28 Oktober 2025 Dibaca 80x

Waktu sore hari, setelah aktivitas sekolah atau bermain yang melelahkan, seringkali dianggap sebagai waktu santai. Namun, bagi sebagian besar umat Muslim di Indonesia, sore hari justru menjadi waktu yang penuh berkah dan produktif untuk menimba ilmu agama, khususnya belajar mengaji Iqro ataupun Al-Qur’an. Tradisi belajar mengaji di sore hari ini telah berlangsung turun-temurun dan terbukti sangat efektif dalam membentuk karakter serta pemahaman keagamaan anak-anak sejak usia dini.

Mengapa Sore Hari Efektif untuk Belajar Mengaji?

Beberapa faktor menjadikan sore hari waktu yang ideal untuk anak-anak belajar mengaji:

  1. Kondisi Pikiran yang Lebih Segar: Setelah istirahat siang atau jeda dari aktivitas pagi, pikiran anak-anak cenderung lebih segar dan siap menerima pelajaran baru. Energi fisik dan mental yang terisi kembali membuat mereka lebih fokus dan mudah menyerap ilmu.
  2. Transisi yang Harmonis: Belajar mengaji di sore hari seringkali menjadi transisi yang harmonis antara aktivitas duniawi dan persiapan menuju waktu shalat Maghrib. Ini membantu anak-anak untuk secara bertahap mengalihkan fokus dari bermain ke hal-hal yang lebih spiritual.
  3. Lingkungan yang Kondusif: Di banyak lingkungan, sore hari adalah waktu di mana kegiatan masyarakat cenderung lebih tenang. Masjid, mushola, atau rumah-rumah tempat mengaji menjadi pusat aktivitas keagamaan yang ramai namun tetap kondusif untuk belajar.
  4. Kebersamaan dan Dukungan Sosial: Anak-anak biasanya tidak belajar mengaji sendirian. Mereka belajar bersama teman-teman sebaya, menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif secara sehat dan penuh dukungan. Interaksi dengan teman dan guru mengaji (ustadz/ustadzah) juga membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan.
  5. Pembiasaan Rutinitas Positif: Menjadikan mengaji sebagai rutinitas sore hari menanamkan kebiasaan positif sejak dini. Kebiasaan ini akan terbawa hingga dewasa, membentuk pribadi yang dekat dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam.

Manfaat Belajar Mengaji di Sore Hari bagi Anak-anak

Tidak hanya efektif, belajar mengaji di sore hari juga membawa segudang manfaat bagi perkembangan anak:

  • Peningkatan Keterampilan Membaca Al-Qur’an: Tentu saja, tujuan utama adalah melancarkan bacaan Al-Qur’an, memahami tajwid, dan menghafal surat-surat pendek.
  • Pengembangan Karakter: Melatih kesabaran, kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab.
  • Penanaman Nilai Moral dan Akhlak: Guru mengaji seringkali menyisipkan cerita-cerita Islami dan nasehat tentang akhlak mulia.
  • Peningkatan Kecerdasan Emosional dan Spiritual: Membantu anak mengenali dan mengelola emosi, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
  • Sosialisasi: Belajar bersama teman-teman membangun kemampuan bersosialisasi dan bekerja sama.

Ilustrasi: Santri Kecil dengan Semangat Mengaji di Sore Hari

Mari kita bayangkan seorang santri kecil kakak beradik. Namanya Zainudin dan Hayati. Setiap sore, setelah shalat Ashar, zainudin dan hayati bergegas menuju mushola dekat rumahnya. Dengan baju muslim dan muslimah yang sedikit kebesaran, mereka membawa Iqro’ atau Al-Qur’an kecilnya. Di sana, mereka bertemu teman-teman yang lain. Mereka duduk melingkar, mendengarkan lantunan ayat suci dari Ustadzah Hidayatul Ilmiyah, lalu bergantian membaca dengan suara pelan namun penuh konsentrasi. Meskipun terkadang ada salah, Ustadzah Hidayatul Ilmiyah dengan sabar membimbing. Senyum dan semangat terpancar dari wajah Zainudin dan Hayati serta teman-teman lainnya, karena mereka tahu, setiap huruf Al-Qur’an yang mereka pelajari adalah pahala dan bekal untuk masa depan.

Alamat kami :

Alamat :
Kompleks Pemberdayaan Masyarakat PRM Nitikan, Jl. Sorogenen No. 25, Kelurahan
Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta
Telpon :
0858 - 7669 - 5655
Provinsi :
Daerah Istimewa Yogyakart