Yogyakarta, 9 November 2025 || Semangat kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu hangat pagi itu di lapangan badminton GOR UIN Sunan Kalijaga. Ustadz dan ustadzah Pendidikan Al-Qur’an Nitikan Yogyakarta berkumpul dalam kegiatan olahraga bersama.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Keustadzan ini berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Sejak pukul sembilan pagi, ustadz dan ustadzah mulai berdatangan dengan pakaian olahraga dan raket di tangan. Suasana yang biasanya dipenuhi lantunan tilawah dan semangat mengajar santri, kini berganti dengan tawa, sorak, dan semangat bertanding di tengah lapangan.
Menjaga Kesehatan Jasmani, Menguatkan Ruh Kebersamaan
Kepala Bagian Keustadzan : Ustadz Muhammad Adib Darmawan, S.H mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama ini merupakan bagian dari upaya lembaga untuk menyeimbangkan antara aktivitas ruhani dan jasmani.
“Sehari-hari kita mengajar dan berinteraksi dengan para santri dalam suasana serius dan penuh tanggung jawab. Kegiatan seperti ini menjadi penyegar suasana, sekaligus ajang mempererat hubungan antarpendidik agar kerja sama di lembaga semakin solid,” ujarnya.
Beliau menambahkan, kegiatan olahraga seperti badminton juga mengandung nilai-nilai pendidikan. Semangat sportivitas, kebersamaan, dan keikhlasan menjadi pelajaran penting yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Dalam setiap pertandingan, kita belajar tentang kejujuran, saling menghargai, dan menerima kekalahan dengan lapang dada. Nilai-nilai ini sejalan dengan akhlak Qur’ani yang kita tanamkan kepada para santri setiap hari,” tambahnya.
Laga Seru Penuh Tawa dan Keceriaan
Pertandingan badminton berlangsung dengan sistem ganda campuran. Ustadz dan ustadzah terlihat sangat antusias. Meskipun beberapa di antaranya masih pemula, semangat mereka untuk bermain dan bersenang-senang membuat suasana semakin hidup.
Salah satu ustadzah, yaitu ustadzah Astutik, S.Sos mengaku kegiatan ini sangat berkesan.
“Biasanya kami hanya bertemu di ruang kelas atau rapat. Hari ini kami bisa tertawa, bermain, dan berinteraksi lebih santai. Rasanya menyenangkan sekali. Semoga bisa diadakan lagi di waktu mendatang,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kehangatan terlihat di setiap sudut lapangan. Sorakan dukungan dari rekan-rekan yang menonton membuat suasana semakin meriah. Bahkan ustadz Dannizar yang dikenal serius dalam mengajar, tampak tak kuasa menahan tawa ketika melakukan kesalahan lucu di lapangan.
Meneladani Gaya Hidup Sehat Rasulullah ﷺ
Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nilai-nilai Islam dalam menjaga kesehatan. Rasulullah ﷺ menekankan pentingnya memiliki tubuh yang kuat, sebagaimana sabdanya:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim)
Dengan meneladani semangat tersebut, ustadz dan ustadzah diharapkan senantiasa menjaga kesehatan agar dapat terus menjalankan amanah mulia sebagai pendidik Al-Qur’an dengan optimal dan penuh semangat.
Penutup Penuh Keakraban
Setelah beberapa ronde pertandingan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan santapan ringan. Sambil menikmati hidangan, ustadz dan ustadzah saling bertukar cerita dan ide untuk kegiatan serupa ke depan.
Rencananya, kegiatan olahraga ini akan dijadikan agenda rutin bulanan agar semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat terus terjaga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi budaya positif di lingkungan Pendidikan Al-Qur’an Nitikan. Bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk memperkuat silaturahmi di antara kami sebagai keluarga besar pengajar Al-Qur’an,” ucap ustad adib.
Kebersamaan yang Menginspirasi
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Pendidikan Al-Qur’an Nitikan Yogyakarta menunjukkan bahwa dakwah dan pendidikan tidak hanya tumbuh dalam ruang kelas, tetapi juga dalam setiap bentuk kebersamaan dan aktivitas positif.
Dengan tubuh yang sehat, hati yang gembira, dan ukhuwah yang kuat, para Pendidik Al Quran Nitikan siap terus melangkah bersama mewujudkan cita-cita luhur: membantu mewujudkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan berjiwa sehat.
Oleh : Tim Redaksi P.A.N – YK